Fakta menariknya begini, kalau kamu menggali lurus ke bawah dari Amerika Serikat atau wilayah mana pun di Amerika Utara, kamu tidak akan muncul di China. Sebaliknya, jika kamu menggali dari Los Angeles, kamu akan muncul di tengah Samudra Hindia, sekitar 1.530 kilometer dari daratan terdekat.

Jika memulai dari London, kamu akan muncul di Samudra Pasifik bagian selatan, sekitar 740 kilometer dari Selandia Baru.

Faktanya, hanya 15% wilayah daratan dunia yang memiliki daratan lain tepat di sisi seberangnya. Jadi, kemungkinan besar di mana pun kamu memulai, kamu akan 'mendarat' di tengah samudra.

Penasaran, NadiKabar sempat coba menggali dari area Bekasi, Jawa Barat dan mendapati animasi membawa kami ke Kolombia, Amerika Serikat. Sementara saat meletakkan titik di tengah-tengah Pulau Kalimantan, kami dibawa ke Brasil.

Platform interaktif ThroughEarth didasarkan pada data dari Natural Earth dan menggunakan citra ikonik NASA, Blue Marble. Mengenai perhitungan matematikanya, Krpelan mengatakan hal itu sangat sederhana.