NADIKABAR.COM — Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) mengusulkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto agar pengembangan infrastruktur di penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) dipertimbangkan masuk dalam Proyek Strategis Nasional atau PSN.
Ketua Umum DPP Gapasdap Khoiri Soetomo menyampaikan bahwa pengusulan itu didasari pada posisi strategis lintasan Ketapang-Gilimanuk sebagai salah satu simpul utama konektivitas Pulau Jawa dan Bali, yang melayani mobilitas masyarakat, distribusi logistik, pariwisata dan aktivitas ekonomi antarpulau.
"Persoalan Ketapang-Gilimanuk tidak cukup diselesaikan setiap terjadi antrean, tapi membutuhkan penyelesaian struktural dan jangka panjang, oleh karena itu kami mengusulkan kepada Bapak Presiden agar pengembangan infrastruktur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk dapat dipertimbangkan menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional," ujar dia dalam keterangannya di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.
Status PSN ini, lanjut dia, diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN dan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memberikan kepastian perencanaan serta dukungan pembiayaan bagi pembangunan infrastruktur secara menyeluruh.
Menurut Khoiri, perencanaan pengembangan Ketapang-Gilimanuk perlu menggunakan proyeksi pertumbuhan kendaraan, logistik, pariwisata dan perekonomian dalam jangka panjang.