Untuk pabrik etanol, Amran mengatakan pemerintah akan menggandeng BUMN dan swasta untuk berinvestasi. Proyek ini akan terus dikejar untuk mengejar visi Indonesia mandiri energi.
Selain E20, pemerintah juga menargetkan dapat memproduksi E40 hingga E50. Jika tercapai, Amran menyebut, Indonesia dapat setop mengimpor BBM dan menghemat devisa mencapai US$ 30 miliar atau setara Rp 500 triliun.
"Nilai kita bisa hemat kalau seluruhnya bisa selesai E50, E50 dengan B50 itu US$ 30 miliar. Artinya kurang lebih Rp 500 triliun per tahun, per tahun kita hemat devisa kita. Kalau ini berhasil, minimal 8 juta lapangan kerja tetap akan kita ciptakan," jelas Amran.