Sementara itu, Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi mengatakan menindaklanjuti adanya laporan penemuan tulang dan kain bungkus mori. Tulang-tulang itu akan dikuburkan agar warga tidak resah.
"Jadi tidak ada satupun indikasi tulang manusia. Adapun sumbernya dari tanah urukan yang dibuang di Canguk. Tulang-tulang ini akan kita kubur agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat," kata Dikri.
Dalam kesempatan yang sama, dr. Arso Pranindyo Utomo, M.Biomed, Sp.FM, dari RSUD Tidar mengatakan dia sudah melakukan autopsi atau pemeriksaan terhadap tulang-tulang dan kulit yang ditemukan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, saya tadi mendapatkan mulai dari tulang rahang bawang ukuran kecil dan gigi tajamnya. Ini sangat amat tidak mungkin adalah rahang milik manusia," kata Arso.