Genon mendapatkan kontrak Physical AI untuk mengotomatisasi produksi dengan memadankan robot kolaboratif dan kamera visi guna menangani tugas pengepresan sol luar berulang kali. Sistem ini akan menggabungkan kontrol robot yang ada dengan pembuatan gerakan berbasis AI, sehingga robot dapat mengenali objek dan menyesuaikan gerakannya, serta mempelajari gerakan terampil melalui demonstrasi pengoperasian jarak jauh oleh operator. Semua upaya ini adalah untuk pengoperasian terus-menerus selama 24 jam dan meningkatkan efisiensi proses produksi.

Melalui semua kontrak tersebut, PT Genon Global Indonesia, yakni anak perusahaan milik Genon yang didirikan tahun ini dan dipimpin oleh Presiden sekaligus Direktur Utama Tae Ryong Kim, menargetkan pencapaian profitabilitas pada tahun pertama. Genon akan terus menjajaki peluang di bidang Vision AI dan Physical AI untuk memperkuat pijakan bisnisnya di Indonesia.

Selain industri alas kaki, Genon juga menjajaki peluang di industri pembuatan kapal dan lepas pantai dengan memanfaatkan bisnis otomatisasi produksinya di Indonesia. Salah satu contoh utamanya adalah solusi AI yang sedang dikembangkan untuk IKM Group, perusahaan rekayasa lepas pantai global, guna menganalisis dokumen terkait kapal dan otomatis menyusun laporan rencana kerja. Dengan mengembangkan solusi-solusi ini, Genon berencana memperluas peluang bisnisnya secara bertahap di pasar global.

Kata Seok Tae Ko, CEO Genon, β€œDalam otomatisasi produksi berbasis AI, daya saing bergantung pada keakuratan teknis sekaligus pemahaman mengenai lingkungan produksi yang nyata dan kemampuan menerapkan solusi secara langsung di lapangan.” Beliau menambahkan, β€œKami akan memperdalam kerja sama dengan pelanggan lokal dan meningkatkan kemampuan pelaksanaan kami, mulai dari pengembangan hingga komersialisasi, untuk membangun dasar berkelanjutan bagi pertumbuhan di pasar luar negeri.”