"Ini bukan celah keamanan pada produk Meta mana pun, dan sistem internal Meta tidak mengalami peretasan. Data bisnis Meta yang tersimpan di repositori GitHub diakses secara tidak sah menggunakan kredensial karyawan yang dicuri--ini mencakup sejumlah kecil data pribadi milik segelintir orang, yang sebagian besar adalah karyawan Meta," jelas juru bicara Meta.

Sebagai tindakan pencegahan pasca-insiden, Meta telah melakukan rotasi kunci rahasia yang ditemukan di repositori terdampak, sekaligus memperketat keamanan produk untuk meminimalkan risiko akibat tereksposnya kode bisnis perusahaan.

Selain itu, Meta menambahkan lapisan pertahanan kedua berupa kontrol pemindaian proaktif. Sistem ini dirancang untuk mengendus dan memblokir pengunggahan data pribadi pengguna secara otomatis jika ada karyawan yang tidak sengaja mengunggahnya ke platform GitHub di masa mendatang, demikian dikutip NadiKabar dari Securityweek, Kamis (15/10/2026).