Bisnis
HALAMAN 2 DARI 3
Hacker Korea Utara Diduga Jadi Dalang Peretasan Binance
Pembobolan yang terjadi pada bursa kripto terbesar di dunia, Binance diduga dilakukan oleh peretas dari Korea Utara. Dugaan ini didapat berdasarkan pelacakan yang d
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 16:37 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Sebuah tim yang terdiri dari berbagai perusahaan mata uang kripto berhasil membekukan sekitar US$ 3 miliar dari dana yang dicuri sebesar US$ 6,3 miliar. Tim tersebut terus berupaya melacak dan mengendalikan kembali aset digital tersebut dari tangan peretas.
Salah satu CEO Binance, Richard Teng, menyampaikan melalui platform X bahwa peretasan ini bukanlah tindakan sekali klik, melainkan sebuah proses yang kompleks. Investigasi sejauh ini belum menunjuk individu tertentu sebagai pelaku, dan tidak ditemukan bukti adanya kebocoran kunci privat (private key) dompet digital.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.