NADIKABAR.COM — PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menggelar forum bisnis tahunan bagi nasabah korporasi bertajuk 'CIMB Niaga Business Summit 2026'. Acara ini merupakan wadah strategis bagi para pemimpin bisnis, regulator, investor, hingga praktisi untuk memperluas jaringan dan merumuskan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga, Amir Widjaya, mengatakan saat ini dunia usaha sedang dihadapkan pada tantangan yang kian kompleks. Mulai dari dinamika ekonomi global, perubahan perilaku pasar, hingga pesatnya perkembangan teknologi.
Menurutnya kondisi tersebut membuat para pengusaha untuk terus beradaptasi dan memiliki strategi yang tepat agar dapat mempertahankan daya saing sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru. "Kami juga tahu ada banyak tantangan bisnis di ekonomi sekarang, makanya penting banget untuk mereka ter-update knowledge. Tapi juga salah satu yang kita lihat adalah bagaimana bisa saling belajar dari klien-klien kami, dari perusahaan-perusahaan tersebut bisa saling belajar," kata Amir dalam Media Briefing di Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026).
"Kita juga melihat tadinya selain dibelajar dari satu sama lain, tapi juga diberikan update kayak yang terkini mengenai ekonomi, perkembangan bisnis, potensi bisnis, makanya rangkaian yang ada hari ini memang cukup lengkap," sambungnya.
Dalam acara ini, Rusly mengatakan sejumlah topik yang dibahas sangat relevan dengan kebutuhan bisnis yang ada saat ini mulai dari pemanfaatan artificial intelligence (AI), strategi pendanaan untuk ekspansi bisnis, pengelolaan transaksi dan likuiditas, konektivitas sistem dan supply chain, hingga sustainability dan wealth management.
"Kami berharap para peserta Business Summit dapat memperoleh perspektif yang relevan dengan kebutuhan bisnisnya masing-masing, baik untuk memperkuat operasional, memanfaatkan perkembangan teknologi, mengelola risiko, maupun menangkap peluang pertumbuhan baru," ujar Amir.
Tak hanya menyajikan forum diskusi, CIMB Niaga meluncurkan layanan digital perbankan bisnis terbaru bernama OCTOBIZ. Platform ini dirancang untuk memudahkan nasabah korporasi mengelola transaksi bisnis skala domestik maupun internasional secara lebih efisien dan terintegrasi.
Head of Transaction Banking CIMB Niaga, Joni Hermanto, mengatakan platform OCTOBIZ yang diluncurkan hari ini adalah pengembangan dari platform digital business banking OCTOBIZ sebelumnya yang banyak menyasar nasabah UMKM.
Saat ini platform digital business banking OCTOBIZ sudah ditingkatkan agar bisa melayani nasabah korporasi yang lebih besar. Dirancang untuk membantu nasabah bisnis dan korporasi dalam mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang kompleks menjadi lebih mudah.
Sebab menurutnya saat ini perusahaan tidak hanya membutuhkan layanan transaksi yang cepat dan aman, tetapi juga dukungan untuk mengelola arus kas, memantau likuiditas secara real-time, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis.
"Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang korporasi itu membutuhkan transaksi yang lebih komprehensif. Misalnya multilayer transaksi, lalu cross currency effects," ujar Joni.
Ia menjelaskan OCTOBIZ kini dilengkapi berbagai fitur baru seperti Multi Debit, FX Booking yang memungkinkan nasabah memperoleh nilai tukar khusus secara langsung melalui platform, serta Virtual Account Management.
"Mereka kalau yang UMKM kebanyakan perdagangan dalam negeri, luar negeri pun banyak paling dengan satu negara. Kalau yang korporasi biasanya mereka berhubungan dengan multi-country, multi negara. Sehingga mereka membutuhkan kemampuan suatu digital platform yang bisa membantu mereka itu untuk menjalankan kegiatan sehari-hari," tandasnya.