Melalui edukasi tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada berbagai instrumen investasi, tetapi juga diajak memahami mekanisme, risiko, serta aspek perlindungan yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan investasi.
Berdasarkan data KSEI per 31 Agustus 2026, jumlah investor pasar modal di Sulawesi Tengah mencapai 289.515 investor dengan total aset sekitar Rp4,034 triliun.
Jumlah tersebut menempatkan Sulawesi Tengah pada urutan ke-20 dari 38 provinsi di Indonesia. Dari jumlah itu, Kota Palu mencatat 60.881 investor atau sekitar 21 persen dari total investor pasar modal di Sulawesi Tengah.
Investor di Sulawesi Tengah juga didominasi kelompok muda, dengan 81,24 persen berasal dari generasi Z dan milenial.
Sekolah Pasar Modal tersebut menghadirkan tiga sesi yang membahas ekosistem pasar modal, mulai dari pengenalan KSEI dan perlindungan aset investor, fungsi KPEI dalam kliring dan penyelesaian transaksi serta mitigasi risiko, hingga peran Indonesia SIPF dalam memberikan jaminan perlindungan investor pasar modal Indonesia.