"Saya pikir langkah-langkah yang diambil oleh Wali Kota Palu tentu punya pertimbangan dan alasan tersendiri. Dia tidak lagi menjadi Ketua DPD, tapi merupakan bagian dari keluarga besar partai Hanura," ujar Rio.
Rio meyakini Hadianto tetap akan berkontribusi terhadap Hanura meski tidak lagi menduduki posisi struktural partai.
"Perjuangan itu bisa dari mana saja. Kami meyakini Wali Kota itu pasti akan bekerja untuk partai Hanura walaupun tidak menjabat Ketua DPD," kata Rio.
Menurut Rio, Hadianto memiliki sejarah panjang bersama Hanura di Sulteng. Karena itu, ia menilai keputusan Hadianto mundur dari kepengurusan tidak serta-merta mengurangi kekuatan Hanura di Sulteng.
Rio juga menegaskan Hanura tidak akan menutup pintu bagi Hadianto apabila kelak kembali berkontestasi dalam Pilkada. Menurutnya, Hanura akan menentukan dukungan berdasarkan sosok yang memiliki kemampuan membangun Sulteng.
"Hanura tidak kemudian mem-blacklist, itu bukan tipe Hanura. Sepanjang itu untuk kepentingan rakyat, dan memang rakyat menghendaki dia, pasti Hanura akan dukung. Siapapun itu," kata Pelaksana Tugas (Plt) DPD Hanura Sulteng itu.