Menurutnya, pembeli kini lebih banyak menyesuaikan kuantitas belanja dengan anggaran yang dimiliki. Kondisi tersebut membuat jumlah barang yang terjual ikut berkurang.

"Lebih ke daya belinya sih yang kurang. Mereka kurangin kuantitasnya, disesuaikan dengan budget pembelian biasa," ujarnya.

Selain cabai, Septian menyebut harga sejumlah sayuran juga mengalami kenaikan. Harga buncis, misalnya, kini mencapai Rp 32.000/kg dari sebelumnya Rp 18.000/kg dan belum mengalami penurunan selama tiga hingga empat bulan terakhir.

Kemudian, harga kembang kol naik dari Rp 20.000 menjadi Rp 30.000/kg. Harga timun bahkan melonjak dua kali lipat menjadi Rp 24.000/kg dari sebelumnya Rp 12.000/kg dalam empat hari terakhir.

Harga kol juga mengalami kenaikan dari Rp 10.000 menjadi Rp 14.000/kg. Meski sebagian besar komoditas mengalami kenaikan, harga telur ayam justru turun dari Rp 28.000 menjadi Rp 25.000/kg dengan kondisi pasokan yang masih aman.

"Timun malah Rp 24.000 per kilogram, padahal normalnya Rp 12.000. Ini naik dari 4 hari lalu," ujarnya.