Dalam hal ini, ia mengaku penjualan masker di tokonya meningkatkan sangat drastis. Dari awalnya tak sampai 10 box per hari, namun pada hari Senin kemarin satu pengunjung bisa memborong 10-20 box dalam sekali pembelian.
"Kalau hari biasa kan nggak banyak. Biasa sehari nggak sampai 10 box laku. Kemarin tuh sudah mulai meningkat gitu. Ada yang permintaan sampai 10-20 box satu orang doang. Kayak gitu, perbedaannya," tuturnya.
Kondisi langsung membuat stok masker di tokonya ludes hari itu juga dan ia segera melakukan pemesanan ulang setelah mengambil barang dari distributor. Karena hal ini, Selly mengatakan produk yang kini ada di etalase tokonya adalah produk yang baru ia ambil dari distributor hari ini.
Namun stok yang dimilikinya sekarang juga sangat terbatas, hanya dari produk yang sudah ia pesan sebelumnya. Sementara untuk produk masker lainnya, ia menyebut distributor langganannya juga mulai kehabisan stok.
Namun ia belum mengetahui apakah kondisi ini akan membuat harga masker yang dijualnya nanti akan ikut mengalami kenaikan atau tidak. Sebab ia baru mengajukan pesanan baru kemarin
"Sebenarnya ini pesanan sebelumnya tuh, kalau mau tambah kata distributornya sih persediaan pada kosong. Nah, mungkin mereka juga sudah pada banyak yang pesan baru juga. Jadi kita pesan kan baru hari Senin, kita sudah ketinggalan juga kayaknya," ujarnya.