Target yang disebut mencakup fasilitas Aramco di Yanbu, ladang minyak Shaybah, Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, serta Bandara Abha.

Otoritas Arab Saudi belum segera mengonfirmasi klaim serangan tersebut. Reuters juga menyatakan belum dapat memverifikasi klaim Houthi secara independen.

Selain itu, sebanyak 58 orang tewas dan lebih dari 200 orang terluka setelah serangan Houthi terhadap kamp pelatihan pasukan keamanan pemerintah di Provinsi Shabwa, Yaman, Senin (19/10).

Serangan terbaru tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan dan mempertegas risiko gangguan pasokan energi dari Timur Tengah. Kondisi itu turut menjaga harga minyak dunia tetap berada di atas US$100 per barel.

Di Amerika Serikat, persediaan minyak mentah diperkirakan turun pada pekan lalu. Berdasarkan jajak pendapat awal Reuters pada Senin (19/10), persediaan produk minyak juga diperkirakan mengalami penurunan.