Untuk diketahui, pasukan militer AS tercatat berhasil menghancurkan lima kapal tanker minyak mentah Iran pada Selasa (8/9). Hal ini dilakukan sebagai balasan atas upaya serangan Iran terhadap kapal perang milik Amerika, meski serangan berhasil dihindari.

Salah satu kepala riset komoditas global di Goldman Sachs, Daan Struyven, menyebut eskalasi konflik AS-Iran yang kini memasuki bulan ketujuh meningkatkan risiko harga minyak dunia melonjak di atas US$ 120 per barel. Hal ini utamanya didorong oleh peningkatan upaya serangan terhadap kapal.