NADIKABAR.COM — Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo membantah kabar narasi yang menyebutkan Indonesia gelap. Malah, Hashim bilang Indonesia dalam kondisi terang. Artinya fundamental ekonomi Indonesia masih bagus.
Hanya saja, kata Hashim yang menjadi persoalan saat ini ialah harga minyak dunia yang tengah bergejolak. Hashim mengatakan kondisi ini terjadi di luar kendali pemerintah. Sebab, kata Hashim, harga minyak dunia ditentukan oleh kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Jika Trump mengambil kebijakan yang dapat menurunkan harga minyak, Hashim percaya Indonesia akan semakin terang.
"Saya kira, kita nggak usah terpengaruh dengan sosial media, Indonesia gelap, ini apa, nggak, Indonesia terang kok, dan akan lebih terang lagi nanti Selat Hormuz dibuka, Presiden Trump kembali ke kandang, ya, dan Iran, ini harga minyak, harga BBM turun semua, diesel nanti akan muncul kembali saya kira," ujar Hashim di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Ia optimistis harga minyak akan turun. Namun di satu sisi, kalau harga minyak turun, Hashim mengatakan hal ini akan berdampak keuntungan bisnisnya.
Meski demikian, ia tidak mempersoalkan hal tersebut. Hal ini karena ia masih mendapatkan keuntungan.
"Kalau dia menghentikan perang dengan Iran, harga minyak akan turun. Hashim mungkin akan sedih karena harga minyak turun, tapi nggak apa-apa, masih dapat cuan kok, nggak apa-apalah, ya," sambungnya.