NADIKABAR.COM — Bukan hanya manusia yang harus rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, planet yang kita tinggali juga. Seiring dengan perubahan iklim di seluruh dunia yang lebih cepat dari yang diperkirakan, kini tampaknya kita telah mencapai tonggak suram lainnya.

Dalam laporan Planetary Health Check 2026, dari sembilan 'batas planet' yang telah diidentifikasi oleh para ilmuwan sebagai hal yang diperlukan agar kehidupan di Bumi dapat berkembang, manusia kini telah melanggar tujuh di antaranya.

Pelanggaran batas ini termasuk perubahan iklim, kerusakan alam, perubahan penggunaan lahan, gangguan siklus air, penggunaan pupuk yang berlebihan, polusi, dan untuk pertama kalinya, pengasaman laut.

Dua masalah yang belum kita atasi 'hanyalah' penipisan lapisan ozon dan polusi udara. Laporan yang telah diterbitkan Potsdam Institute untuk Penelitian Dampak Iklim itu mencatat bahwa meskipun kedua masalah ini sebenarnya telah membaik dalam beberapa tahun terakhir, terdapat peningkatan risiko dari aerosol atmosfer di beberapa bagian dunia.

"Diagnosisnya jelas. Tekanan meningkat di setiap Batas Planet yang sudah berada di luar ruang operasi yang aman," jelas Boris Sakschewski, penulis utama Planetary Health Check 2026, dikutip dari IFL Science.

"Ini berarti bahwa risiko perubahan berskala besar, berkelanjutan, dan berpotensi tidak dapat dipulihkan semakin meningkat, sementara ruang lingkup kesalahan kita dalam mengatasi masalah ini semakin menyempit," imbuhnya.

Ini jelas menjadi kekhawatiran bagi siapa pun yang ingin hidup di planet yang sehat dan berkelanjutan. Namun, laporan tersebut juga menekankan bahwa semua ini bukanlah sesuatu yang tak terhindarkan.

Manusia tahu apa yang dibeberkan sains dan memiliki solusi yang dibutuhkan untuk memperbaiki setiap masalah ini. Yang kita butuhkan adalah kemauan politik dan sosial untuk melakukan sesuatu merespons hal itu.