Lebih lanjut, Lanjar merekomendasikan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) untuk menjadi smart investing. Strategi investasi berkala ini dinilai lebih aman untuk menjaga kestabilan imbal hasil jangka panjang dibandingkan melakukan pembelian sekaligus di awal (lump sum).

"Jika investasi reksa dana 1 tahun sekaligus tumbuh 23,58%, jika dicicil rutin setiap tanggal gajian (DCA) tumbuhnya bisa lebih tinggi sekitar 26%. Memiliki perspektif jangka panjang membuat kita tidur tenang, tetap investasi, dapat return," pungkas Lanjar.

Sekedar informasi, untuk mempermudah investor pemula, CIMB Niaga memiliki fitur Regular Investment Saving Plan. Melalui fitur ini, investasi dapat dicicil secara otomatis (autodebet) setiap tanggal gajian, kapan saja dengan modal terjangkau.

Melalui edukasi di ajang Wealth XPO, CIMB Niaga berharap masyarakat dan investor pemula semakin percaya diri dalam mengambil keputusan finansial. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi terbayang-bayang risiko investasi bodong.