Layanan Transaksi Digital Perkuat Pendanaan dan Fee Based Income Recurring

Bisnis transaksi digital turut menjadi salah satu penggerak pertumbuhan Bank Mandiri. Melalui Kopra by Mandiri dan Livin' by Mandiri, perseroan memperluas perannya dalam aktivitas usaha dan keseharian nasabah, serta mendorong pertumbuhan dana murahΒ dan pendapatan berbasis komisi yang berkelanjutan (fee-based income recurring).

Pada segmen wholesale, Kopra melayani pengelolaan kas dan transaksi perusahaan beserta ekosistem usahanya. Jumlah penggunanya mencapai 455 ribu atau naik 48,6 persen YoY, dengan frekuensi transaksi sebesar 1,32 miliar yang tumbuh 8,03 persen YoY.

Sementara itu, pada segmen ritel, pengguna terdaftar Livin' meningkat 20,4 persen YoY menjadi 43 juta, dengan frekuensi transaksi mencapai 4,22 miliar atau melonjak 27,8 persen YoY.

Peningkatan aktivitas transaksi itu menyokong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 15,1 persen YoY menjadi Rp1.762 triliun.

Giro dan tabungan atau current account savings account (CASA) meningkat 15,5 persen YoY menjadi Rp1.265 triliun, dengan rasio CASA sebesar 71,8 persen.

Rinciannya, giro tumbuh 19,3 persen YoY menjadi Rp679 triliun, sedangkan tabungan naik 11,3 persen YoY menjadi Rp586 triliun. Kontribusi transaksi juga tercermin pada fee-based income recurring yang tumbuh 19,8 persen YoY menjadi Rp17,2 triliun.