NADIKABAR.COM — Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Ade Jona Prasetyo mengapresiasi capaian ekonomi dan investasi nasional selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai memperkuat fondasi perekonomian Indonesia.
Ia mengatakan perkembangan positif tersebut tercermin dari pertumbuhan investasi, penguatan hilirisasi, pemerataan pembangunan, serta perluasan kesempatan kerja yang menjadi modal penting bagi dunia usaha.
"Kami melihat berbagai perkembangan positif dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, terutama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, mendorong investasi, serta memperkuat agenda hilirisasi nasional," kata Ade Jona dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, berbagai capaian tersebut menunjukkan pentingnya keberlanjutan kebijakan pemerintah dalam menjaga kepercayaan investor, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing perekonomian nasional.
"Bagi dunia usaha, ini menjadi modal penting untuk terus membangun optimisme dan memperluas kegiatan ekonomi," ujar dia.
Salah satu capaian yang mendapat perhatian HIPMI adalah realisasi investasi nasional selama periode Oktober 2024 hingga September 2026 sebesar Rp3.923,2 triliun, berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Realisasi investasi tersebut disertai penyerapan tenaga kerja sebanyak sekitar 5,48 juta orang, sedangkan investasi di luar Pulau Jawa mencapai Rp2.031 triliun atau 51,8 persen dari total investasi nasional.
"Investasi yang terus masuk merupakan salah satu indikator penting kepercayaan dunia usaha terhadap prospek Indonesia. Yang juga patut kita apresiasi adalah semakin besarnya porsi investasi di luar Jawa," ucapnya.