NADIKABAR.COM — Agar bisa menggunakan 5G Telkomsel, HP kamu harus mendukung pita frekuensi yang sesuai, menggunakan kartu USIM, serta berada di area yang terjangkau sinyal 5G. Pengguna dapat mengecek kompatibilitas perangkat, dukungan fitur eSIM, hingga area jangkauan secara mandiri melalui pengaturan HP maupun situs resmi Telkomsel. Jaringan 5G Telkomsel mendukung komunikasi real-time yang lancar bagi pengguna harian sampai mengoptimalkan otomatisasi di sektor bisnis dan industri. Jaringan 5G menjadi generasi terbaru yang menjadikan internet lebih cepat dan stabil. Telkomsel menjadi provider pertama yang menyuguhkan 5G pada 2021, daerah yang masuk dalam peta lokasi 5G pun semakin meluas. Ini sejalan dengan minat 5G di RI. Laporan Ericsson Mobility Report edisi Juni 2026 memproyeksikan lonjakan pengguna 5G di Indonesia dengan prediksi jumlah pengguna 5G di Tanah Air akan mencapai 213 juta jiwa pada tahun 2031. Itu berarti setara dengan 59% dari total seluruh pengguna seluler. Untuk menggunakan 5G, diperlukan perangkat yang mumpuni. Syarat menggunakan jaringan ini pun masih sering jadi pertanyaan. Lantas, apa saja HP yang bisa menggunakan jaring 5G Telkomsel?

Hampir semua smartphone di era sekarang sudah dapat menggunakan jaringan 5G, terutama jaringan 5G Telkomsel. Syaratnya ponsel kamu harus mendukung frekuensi 5G yang digunakan Telkomsel, seperti band n40 atau 2.300 MHz, dan fitur 5G pada perangkat sudah aktif. Frekuensi yang digunakan termasuk frekuensi Mind Bands dalam rentang 1GHz2,6GHz dan 3,5Ghz-6GHz.

Paling utama adalah memastikan kartu SIM yang kamu miliki. Jaringan 5G Telkomsel memerlukan kartu yang sudah mendukung format USIM (kartu 4G/5G). Cara memastikannya dengan membuka aplikasi MyTelkomsel atau tekan *888*44# di menu telepon. Kemudian, pastikan pula HP kamu mendukung pita frekuensi 5G yang digunakan Telkomsel, yaitu n40 (2.300 MHz) dan n1 (2.100 MHz). Mudahnya dengan mengecek spesifikasi HP kamu di situs resmi atau GSMarena, lalu periksa bagian Network/Bands.