Indonesia juga, menurutnya, perlu meningkatkan produktivitas tambak tradisional dan semiintensif karena sekitar 80 persen tambak nasional masih menggunakan teknologi tradisional.

Adapun perdagangan udang global terus tumbuh dengan volume ekspor mencapai 3,97 juta ton pada 2025.

Ekuador menjadi eksportir terbesar dengan volume 1,41 juta ton, disusul India 804,20 ribu ton dan Vietnam 335,28 ribu ton.

Sementara itu, volume ekspor udang Indonesia pada 2025 mencapai 218,87 ribu ton dengan nilai 1,86 miliar dolar AS, menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan.