Selain fitur tersebut, Watch GT 7 Pro juga membawa ECG, arterial stiffness assessment, serta Heart Rate Variability (HRV) untuk memantau variasi detak jantung.

Huawei juga membekali Watch GT 7 Pro dengan Diabetes Risk Study.

Cara kerjanya kurang lebih serupa. Pengguna memulai periode pemantauan, kemudian smartwatch mengumpulkan data untuk dianalisis.

Menurut Edy, proses evaluasinya dapat berlangsung sekitar 3 hingga 14 hari, tergantung seberapa sering smartwatch digunakan.

Jika jam dipakai secara terus-menerus, termasuk ketika tidur, proses pengumpulan data dapat selesai lebih cepat. Sebaliknya, bila smartwatch sering dilepas, analisis membutuhkan periode lebih panjang.

Huawei tidak menyebut fitur ini sebagai pengganti diagnosis dokter. Informasi yang dihasilkan lebih diarahkan untuk membantu pengguna memahami potensi risiko dan meningkatkan awareness terhadap kondisi tubuh.

Fitur kesehatan lainnya yang ditonjolkan adalah Physical Readiness Score.

Fitur ini mencoba menjawab pertanyaan sederhana: apakah tubuh pengguna benar-benar siap melakukan aktivitas berat hari ini?