Huawei menganalisis sejumlah data, seperti aktivitas harian, kalori yang terbakar, kualitas tidur, kondisi saat tidur, hingga detak jantung.

Data tersebut kemudian diproses menggunakan algoritma untuk menghasilkan skor kesiapan fisik.

Sebagai contoh, jika pengguna merasa ingin berolahraga tetapi skor Physical Readiness relatif rendah, sistem dapat menjadi referensi untuk memilih aktivitas yang lebih ringan dan memberikan waktu recovery lebih banyak.

Huawei turut melengkapi Watch GT 7 Series dengan Advanced Sleep Tracking serta multidimensional emotional well-being.

Sleep Tracking menganalisis kondisi sebelum, selama, dan setelah tidur, termasuk durasi deep sleep, light sleep, serta frekuensi terbangun.

Sementara emotional well-being kini memberikan kategori kondisi emosional yang lebih detail dibanding generasi sebelumnya, seperti anxious, worried, upset, discouraged, hingga peaceful.

Dengan rangkaian fitur tersebut, Huawei menempatkan Watch GT 7 Pro tidak sekadar sebagai perangkat pencatat olahraga, tetapi sebagai smartwatch yang mencoba memberikan gambaran lebih menyeluruh mengenai kondisi tubuh penggunanya.

"Namun hasil pemantauan smartwatch tetap sebaiknya dipandang sebagai informasi pendukung. Untuk diagnosis dan penanganan kondisi kesehatan, pemeriksaan oleh tenaga medis tetap diperlukan," pungkas Edy.