Untuk olahraga raket seperti padel, pickleball, badminton, dan tenis, Huawei juga menyebut adanya dukungan aplikasi pihak ketiga yang dapat memberikan analisis lebih spesifik terkait swing, kecepatan, dan akurasi gerakan.

Huawei juga memanfaatkan AI untuk meningkatkan analisis olahraga.

Salah satunya digunakan untuk positioning ketika sinyal satelit tidak dapat membaca posisi pengguna secara optimal, misalnya saat melewati terowongan, hutan lebat, atau area tertutup.

Sebagai contoh, ketika pengguna masuk ke terowongan, GPS mungkin hanya membaca posisi sebelum masuk dan setelah keluar. Sistem konvensional berpotensi menggambar jalurnya sebagai garis lurus meski jalan sebenarnya berbelok.

Algoritma pada Huawei Watch GT 7 Series mencoba mengisi celah tersebut dengan menganalisis pergerakan pengguna.

"Jadi tidak hanya mengandalkan positioning dari satelit. Algoritmanya juga menganalisis pergerakan kita, apakah kita bergerak lurus atau berbelok," jelas Edy.

AI turut digunakan setelah olahraga selesai melalui AI Workout Analysis.

Data olahraga dapat dikombinasikan dengan informasi kondisi tubuh seperti Physical Readiness. Misalnya jika skor kesiapan fisik pengguna rendah tetapi aktivitas yang dilakukan terlalu berat, sistem dapat memberikan rekomendasi untuk mengurangi intensitas latihan dan menambah waktu recovery.

"Kalau Physical Readiness kita sedang rendah tetapi workout-nya terlalu intens, sistem bisa memberikan rekomendasi untuk mengurangi intensitas dan memberikan recovery yang lebih banyak," katanya.

Seluruh fitur outdoor tersebut tentu bergantung pada baterai, terutama ketika GPS, peta, sensor detak jantung, dan berbagai algoritma berjalan secara bersamaan.

Huawei mengklaim Watch GT 7 Pro dapat bertahan hingga 21 hari dalam skenario light usage.

Untuk aktivitas outdoor intensif, daya tahannya diklaim mencapai sekitar 44 jam untuk cycling dan hingga 51 jam untuk trail running pada varian tertentu.

"Trail running itu bisa sampai 100 km dan membutuhkan waktu puluhan jam. Jadi baterai sangat penting karena bukan hanya tracking yang berjalan, tetapi GPS, map, heart rate, dan algoritma lainnya juga aktif," kata Edy.

Huawei bahkan menyebut dalam kondisi baterai penuh, smartwatch tersebut dapat mendukung aktivitas cycling hingga sekitar 600 km, tergantung kondisi dan skenario pemakaian.

Dengan kombinasi navigasi, fitur keselamatan, analisis olahraga, dan daya tahan baterai panjang, Huawei Watch GT 7 Pro mencoba menjadi pendamping bagi pengguna yang gemar menjelajah aktivitas outdoor tanpa terlalu bergantung pada perangkat tambahan.