Selain itu, air dari kawasan yang lebih tinggi merembes dan membentuk aliran air bawah tanah yang terus-menerus mengikis material di sekeliling pipa drainase. Saluran pembuangan rumah tangga yang bocor serta adanya saluran liar yang retak menjadi sumber utama erosi air di dalam tanah. Hujan lebat akibat Badai Tropis Agatha mempercepat proses erosi bawah tanah hingga memicu keruntuhan total.

Laporan mencatat 1 orang tewas ketika bangunan tiga lantai tersebut tertelan ke dalam lubang. Sementara itu, di tingkat regional, badai tropis Agatha menewaskan sedikitnya 113 orang di Amerika Tengah, dengan rincian 92 orang tewas di Guatemala, 9 di El Salvador, dan 12 di Honduras, serta sekitar 50 orang dilaporkan hilang di Guatemala.

Hampir 100 ribu warga Guatemala harus dievakuasi dari rumah mereka. Sebab, sinkhole ini sangat membahayakan mereka.