COO BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Donny Oskaria, berharap pembangunan Stadion H. Agus Salim dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan memperhatikan setiap detail pekerjaan.

"Saya berharap pembangunan stadion ini dikerjakan dengan sepenuh hati dan memperhatikan setiap detail, sehingga dapat menjadi stadion berkualitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi salah satu stadion unggulan di Indonesia. Semoga ikhtiar kita bersama untuk menghadirkan stadion yang berkualitas bagi masyarakat Minangkabau dapat berjalan lancar dan terwujud dengan baik," kata Donny dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).

Stadion H. Agus Salim dibangun kembali di atas kawasan seluas 53.068 meter persegi dengan luas bangunan utama mencapai 21.748 meter persegi. Stadion ini mengusung konsep football-only stadium, yakni stadion yang dikhususkan untuk pertandingan sepak bola, dengan desain modern yang memadukan sentuhan arsitektur Minangkabau.

Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan lapangan sepak bola berstandar FIFA, papan skor (scoreboard), serta berbagai fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut meliputi ruang ganti pemain, ruang pemanasan pemain, ruang wasit, ruang konferensi pers, lobi, lounge, area kuliner, hingga tempat duduk yang aksesibel bagi penyandang disabilitas.