NADIKABAR.COM — PT Hutama Karya (Persero) mendampingi Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Donny Oskaria, dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meninjau proyek pembangunan Stadion H. Agus Salim di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (27/10). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lapangan, lahan, dan area kerja seiring dimulainya tahap awal konstruksi.
Rombongan didampingi Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro, Wakil Direktur Utama Hutama Karya Sugeng Rochadi, dan Direktur Operasi II Hutama Karya Mardiansyah. Turut hadir Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Moeharmein Zein Chaniago dan Direktur Operasi II Adhi Karya Yan Arianto selaku mitra kerja sama operasi (KSO) Hutama Karya dalam proyek tersebut.
Pembangunan Stadion H. Agus Salim kini memasuki tahap awal konstruksi yang ditandai dengan dimulainya pekerjaan fondasi. Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat area bangunan utama stadion, lapangan sepak bola, papan skor (scoreboard), serta bangunan penunjang.
Kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antarpihak untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dengan mengedepankan mutu dan keselamatan kerja.
COO BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Donny Oskaria, berharap pembangunan Stadion H. Agus Salim dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan memperhatikan setiap detail pekerjaan.
"Saya berharap pembangunan stadion ini dikerjakan dengan sepenuh hati dan memperhatikan setiap detail, sehingga dapat menjadi stadion berkualitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi salah satu stadion unggulan di Indonesia. Semoga ikhtiar kita bersama untuk menghadirkan stadion yang berkualitas bagi masyarakat Minangkabau dapat berjalan lancar dan terwujud dengan baik," kata Donny dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).
Stadion H. Agus Salim dibangun kembali di atas kawasan seluas 53.068 meter persegi dengan luas bangunan utama mencapai 21.748 meter persegi. Stadion ini mengusung konsep football-only stadium, yakni stadion yang dikhususkan untuk pertandingan sepak bola, dengan desain modern yang memadukan sentuhan arsitektur Minangkabau.
Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan lapangan sepak bola berstandar FIFA, papan skor (scoreboard), serta berbagai fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut meliputi ruang ganti pemain, ruang pemanasan pemain, ruang wasit, ruang konferensi pers, lobi, lounge, area kuliner, hingga tempat duduk yang aksesibel bagi penyandang disabilitas.
Memiliki kapasitas 12.067 penonton, stadion ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penonton dan kualitas penyelenggaraan pertandingan. Keberadaan stadion tersebut juga diharapkan menggerakkan aktivitas olahraga di Sumatera Barat sekaligus mendukung perkembangan Kota Padang.
Pembangunan ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan di daerah.
Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, menyampaikan bahwa peninjauan tersebut menjadi dukungan positif bagi tim proyek untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana.
"Peninjauan ini menjadi dukungan positif bagi tim Hutama Karya dalam melaksanakan pembangunan Stadion H. Agus Salim. Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan dipersiapkan dan dilaksanakan secara terencana dengan mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta target penyelesaian yang telah ditetapkan. Kami berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar dan menghadirkan fasilitas olahraga yang representatif serta memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Barat," tutupnya.