Dalam menjalankan peran tersebut, IHoB Osaka turut mendukung peningkatan daya saing kopi dan kakao Indonesia melalui pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan pasar (market-oriented approach).

Jepang memiliki karakteristik pasar kopi yang menempatkan konsistensi kualitas, profil cita rasa, ketertelusuran produk, dan hubungan bisnis jangka panjang sebagai pertimbangan penting dalam pengadaan produk.

Melalui interaksi langsung dengan pelaku industri setempat, IHoB Osaka berkontribusi dalam mengidentifikasi preferensi pasar serta memberikan masukan mengenai kualitas dan karakteristik produk yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Pendekatan ini diharapkan dapat membantu produsen dan UMKM Indonesia meningkatkan kesiapan ekspor, sekaligus memperkuat posisi kopi dan kakao Indonesia dalam rantai pasok industri Jepang.

Sejak peluncurannya pada 2025,Euki Nusantara telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan promosi dan pengembangan pasar kopi serta kakao Indonesia di Jepang.Kontribusi tersebut antara lain diwujudkan melalui koordinasi dan dukungan penyelenggaraancoffee and cacao showcasingpada Osaka Expo 2025 dan SCAJ 2025, yang menjadi sarana pengenalan keragaman produk unggulan Indonesia kepada konsumen dan pelaku industri Jepang.

Partisipasi tersebut turut membuka ruang interaksi antara produsen Indonesia dengan calon pembeli, sekaligus memperluas eksposur kopi dan kakao Nusantara di pasar Jepang.

Penguatan akses pasar juga dilakukan melalui penyelenggaraanIndonesia Specialty Coffee and Cacao Showcasedi Kurasu Kyoto pada 8 Agustus 2026.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Bank Indonesia Tokyo, IHoB Osaka, dan mitra strategis untuk memperkenalkan kopi serta kakao unggulan Indonesia kepada pelaku industri di wilayah Kansai.

Melalui proses kurasi terhadap berbagai UMKM kopi Indonesia binaan BI, terpilih delapan lot kopi untuk diperkenalkan bersama dua produk kakao unggulan melalui kegiatanshowcasingdancupping session.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 20roasterdan pelaku bisnis kopi serta kakao tersebut menjadi sarana memperoleh tanggapan langsung mengenai profil cita rasa, kualitas, dan potensi penerimaan produk Indonesia di pasar Jepang.