NADIKABAR.COM — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia berencana menambah kepemilikan saham emiten di pasar modal.

Fokusnya terutama pada saham perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) yang dinilai memiliki fundamental bagus di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan penambahan kepemilikan saham tersebut akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fundamental perusahaan.

"Kalau bagus ya kita beli, terutama saham-saham BUMN. Dan nanti akan menambah kepemilikannya. Kita akan cek, terutama sekali saham-saham yang bagus, yang fundamentalnya bagus," ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (19/10).

Dony menilai pelemahan IHSG merupakan dinamika yang dapat terjadi di pasar saham. Menurut dia, kondisi fundamental perusahaan menjadi salah satu pertimbangan Danantara dalam mengambil keputusan investasi.

"(Pelemahan IHSG ke bawah level 5.000) itu kan biasa dinamika. Yang paling penting tuh sebetulnya fundamental kita bagus. Karena itu, nanti di Danantara Investment juga akan menambah kepemilikannya. Sayang dong," ujarnya.