Mengutip data RTI Infokom, nilai transaksi perdagangan mencapai Rp25,06 triliun dengan volume sekitar 33,93 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,61 juta kali.

Sebanyak 656 saham melemah, sedangkan 100 saham menguat dan 43 saham stagnan.

Tekanan terhadap pasar saham Indonesia juga terjadi di tengah rencana MSCI mengonsultasikan perubahan status pasar modal RI dari kategori pasar negara berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).

Dalam pengumuman pada Jumat (16/10), MSCI menyatakan keputusan final akan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

Konsultasi tersebut dilakukan karena MSCI menilai reformasi pasar saham Indonesia belum menunjukkan kemajuan yang konsisten.