Sementara itu, PT Java Teak Indo akan mengembangkan showroom mebel khas Jepara dan kantor di KIPP 1A, di atas lahan 0,2 hektare dengan estimasi nilai investasi Rp1,5 miliar. Hadirnya perusahaan mebel ini direspons langsung oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo.

Witiarso menilai keterlibatan pelaku usaha mebel Jepara di IKN menjadi contoh konkret UMKM daerah dapat turut berkontribusi dalam pembangunan Nusantara. Menurutnya, IKN tidak hanya membuka peluang bagi investasi skala besar, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pelaku usaha daerah untuk berpartisipasi sesuai dengan potensi masing-masing.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Jepara berterima kasih sekali kepada Kepala Otorita IKN, yang sudah memberikan kesempatan UMKM kami di Jepara untuk ikut berinvestasi di IKN. Kami dari Jepara walaupun kecil, tetapi diterima di IKN, ini suatu kebanggaan buat kami. Bahwa IKN ini tidak hanya untuk investasi besar, tetapi investasi kecil, untuk masyarakat kami diterima di IKN. Mudah-mudahan dari daerah lain juga ikut berpartisipasi untuk membangun IKN dengan kemampuan masing-masing daerah," ujar Witiarso.

Lebih lanjut, PT Indonesia Belt Road High Tech Development Park akan mengembangkan Grand Vista Nusantara di KIPP 1B. Proyek tersebut mencakup area komersial, apartemen, dan perkantoran di atas lahan 3,57 hektare, dengan estimasi nilai investasi Rp1 triliun.

Perusahaan tersebut diwakili oleh Director of PT Indonesia Belt Road High Tech Development Park, Mr. Yang Jinghui, yang mengapresiasi atas kesempatan berinvestasi di IKN.

"Kami berterima kasih kepada Otorita IKN dan Indonesia atas kesempatan yang diberikan untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami harap pembangunan IKN berjalan semakin cepat, pesat, dan tepat waktu sehingga investor lain dari China akan semakin tertarik datang ke sini," ujar Yang Jing Hui.

Melalui penandatanganan PKS proyek KPBU dan investasi murni tersebut, Otorita IKN berharap percepatan pembangunan ekosistem di Ibu Kota Nusantara dapat terus terwujud.

Kehadiran hunian bagi ASN, fasilitas pangan, area komersial, kuliner, olahraga, serta layanan penunjang diharapkan dapat mendorong kawasan IKN tumbuh sebagai kota yang semakin lengkap, produktif, dan berkelanjutan.