Citilink akan terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik. Informasi mengenai kelanjutan operasional penerbangan akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan situasi.
"Citilink menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Kami mengapresiasi pengertian dan kerja sama seluruh penumpang selama situasi ini. Hal ini kami lakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan," katanya.
Sama halnya dengan Citilink, maskapai Pelita Air juga memberikan opsi perubahan jadwal penerbangan tanpa biaya tambahan dan pengembalian dana penuh bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.
"Kami memahami bahwa pembatalan ini dapat memengaruhi rencana perjalanan para penumpang. Sebagai bentuk kepedulian, Pelita Air memberikan keleluasaan bagi penumpang yang terdampak untuk memilih pengembalian dana penuh atau perubahan jadwal penerbangan tanpa biaya tambahan," ujar Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi.