Ia menjelaskan sebelum operasi dilaksanakan, petugas terlebih dahulu melakukan pemantauan selama beberapa hari di sekitar lokasi.
Operasi pengamanan itu dimulai pukul 07.00 Wita. Tim memasuki dua rumah yang dicurigai untuk aktivitas operasional judol setelah berkoordinasi dengan petugas keamanan, perumahan, kepala lingkungan, dan agen properti setempat.
Di rumah pertama, petugas mendapati delapan orang WNA asal Vietnam, sementara di rumah kedua mengamankan 12 orang WNA asal Myanmar dan seorang asal China.
Dalam operasi tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti elektronik berupa 36 unit ponsel pribadi, 29 unit ponsel kerja, 18 unit komputer jinjing, enam unit komputer, serta tiga unit iPad.