"Jadi nggak ada lagi perusahaan-perusahaan cangkang yang 30 lebih itu, nggak ada lagi. Jadi sekarang pemerintah langsung melakukan lobi, deal dengan negara lain yang mempunyai sumber energi," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (29/10/2026).

"Dengan demikian, saya yakinkan bahwa ini memangkas prosedur yang begitu panjang, kemudian kita bisa melakukan kontrak jangka panjang," sambungnya.

Pria yang juga menjabat Menteri ESDM itu mengatakan langkah ini juga bisa menjadi pemulus komunikasi bilateral antar negara, termasuk dalam pembahasan kerja sama perdagangan.