"Setiap inovasi memiliki karakteristik dan risiko yang perlu dijelaskan secara terbuka. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat literasi masyarakat sekaligus membuka ruang pertukaran perspektif bagi pengembangan industri yang lebih bertanggung jawab,” katanya.
William juga mengingatkan masyarakat untuk tetap melakukan do your own research (DYOR) sebelum mengambil keputusan terkait aset kripto, termasuk memahami karakteristik aset, tingkat risiko, serta kesesuaiannya dengan profil dan tujuan masing-masing dalam berinvestasi.
Dia menegaskan keanggotaan di AFSI diharapkan dapat memperkaya perspektif edukasi dalam mendukung perkembangan ekosistem aset digital yang semakin inklusif.