Saat ini, lebih dari 250 perusahaan multinasional Jerman telah beroperasi di Indonesia. Untuk memperkuat hubungan ekonomi tersebut, kedua negara dapat memanfaatkan berbagai mekanisme kerja sama, termasuk Komisi Ekonomi Bersama Indonesia-Jerman dan JETP.

Airlangga juga menyoroti rencana penandatanganan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (Indonesia-EU CEPA) yang diharapkan dapat terlaksana pada 2026, disusul proses ratifikasi pada tahun yang sama.

Ia berharap implementasi perjanjian tersebut dapat dimulai pada awal 2027.

Menurut Airlangga, perjanjian itu diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan perdagangan, serta memperkuat keterlibatan pelaku usaha dan investasi antara Indonesia dan negara-negara Uni Eropa, termasuk Jerman.

"Indonesia tetap berkomitmen untuk memperkuat kemitraan dengan Jerman sejalan dengan prioritas pembangunan nasional," katanya.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Jerman dalam peringatan Hari Persatuan Jerman, seraya berharap persahabatan dan kemitraan kedua negara terus berkembang pada tahun-tahun mendatang.