NADIKABAR.COM β€” Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjadi menteri perempuan paling menonjol dengan 29,6 persen pilihan responden berdasarkan survei nasional Indopol Survey menjelang dua tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2026.

Sebagaimana dari rilis Indopol Survey diterima di Jakarta, Senin, Meutya juga menempati posisi teratas sebagai menteri paling meyakinkan saat tampil di forum internasional, termasuk dari aspek kemampuan berbahasa Inggris, dengan perolehan 21,8 persen responden dari daftar 48 menteri kabinet.

Selain itu, Meutya menempati urutan kedua sebagai menteri paling komunikatif dalam menjelaskan kebijakan pemerintah dengan 15,4 persen, di bawah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang memperoleh 34,8 persen.

β€œMeutya memiliki modal visibilitas yang kuat di kategori menteri perempuan,” demikian catatan Indopol dalam laporan survei yang dirilis.

Dalam kategori menteri perempuan paling menonjol, Meutya unggul jauh dibandingkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi yang memperoleh 7,6 persen, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana sebesar 6,6 persen, serta Menteri PAN-RB Rini Widyantini sebesar 5,3 persen.

Keunggulan Meutya tercatat di berbagai kelompok responden berdasarkan wilayah, usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Dukungan tertinggi berasal dari Bali dan Nusa Tenggara sebesar 56,6 persen serta kelompok Generasi X berusia 44–59 tahun sebesar 47,1 persen.

Di Jawa, yang merupakan wilayah dengan jumlah responden terbanyak, Meutya memperoleh 30,5 persen. Sementara itu, dukungan dari responden berpendidikan S1 ke atas mencapai 34 persen, lebih tinggi dibandingkan lulusan SMA sebesar 21,6 persen.

Berdasarkan jenis kelamin, Meutya dipilih 31,1 persen responden laki-laki dan 28,1 persen responden perempuan.