Dalam penilaian terhadap menteri yang paling meyakinkan ketika tampil di forum internasional, Meutya memperoleh 21,8 persen, unggul dari Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 10,7 persen.
Posisi berikutnya ditempati Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir dengan 6,9 persen, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani sebesar 4,5 persen, serta Menteri Luar Negeri Sugiono sebesar 4,4 persen.
Meutya memperoleh dukungan tertinggi di Bali dan Nusa Tenggara sebesar 34 persen serta Maluku dan Papua sebesar 31,4 persen. Berdasarkan karakteristik responden, dukungannya lebih tinggi pada perempuan sebesar 24,1 persen dan kelompok berpendidikan S1 ke atas sebesar 24,3 persen.
Namun, di Kalimantan, Agus Harimurti Yudhoyono lebih unggul dengan perolehan 29,5 persen.
Indopol menilai rekam jejak Meutya sebagai jurnalis dan mantan Ketua Komisi I DPR RI yang membidangi urusan luar negeri turut menjadi konteks persepsi publik terhadap kapasitasnya mewakili Indonesia di panggung internasional.
Perlindungan anak di ruang digital diingat publik
Di bidang komunikasi kebijakan, Meutya berada di posisi kedua sebagai menteri paling komunikatif dengan perolehan 15,4 persen, mengungguli Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebesar 11,4 persen, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebesar 4,7 persen, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebesar 3,5 persen.
Survei tersebut juga mencatat kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak disebut secara spontan oleh 5 persen responden ketika diminta menyebutkan satu kebijakan pemerintah yang mereka ingat.