Febri menjelaskan dari tiga komponen pembentuk IKI, yakni pesanan baru, produksi, dan persediaan produk, hanya komponen pesanan baru yang mengalami percepatan.

Nilai IKI variabel pesanan baru naik 0,27 poin menjadi 53,40. Sementara variabel produksi melambat 1,32 poin menjadi 53,78. Adapun variabel persediaan produk turun 0,57 poin dan masih berada dalam fase kontraksi dengan nilai 45,45.

Berdasarkan orientasi pasar, IKI yang berorientasi ekspor pada September berada di level 52,60. Angka itu masih menunjukkan ekspansi, tetapi melambat 0,49 poin dibandingkan Agustus yang mencapai 53,09.

Sementara IKI industri berorientasi domestik mencapai 50,94. Angka tersebut masih berada di zona ekspansi, tetapi turun 0,19 poin dari bulan sebelumnya yang sebesar 51,13.

"Laju perkembangan kegiatan usaha industri pada bulan September 2026 ini secara umum melambat tipis. Kondisi kegiatan usaha secara umum pada bulan September 2026 menurun 0,7 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yaitu sebanyak 77,9% responden menyampaikan kegiatan usahanya membaik dan stabil," terangnya.