Perusahaan ini terus mempercepat investasi AI-nya di bawah pimpinan Li, pendiri, chairman, sekaligus CEO yang kini berusia 48 tahun. Pada April, Sea mendirikan AI Centre of Excellence di Singapura untuk mengembangkan kemampuan AI dan menciptakan berbagai peran baru di sejumlah bidang.

Mereka juga memperluas kemitraan dengan perusahaan-perusahaan AI terkemuka AS. Bulan Juni, Sea memperdalam kemitraan dengan OpenAI untuk mengembangkan e-commerce bertenaga AI di Asia Tenggara dan Brasil, memperluas akses ChatGPT bagi pengguna dan penjual Shopee, serta mempromosikan penggunaan agen pengodean Codex.

Dalam memo kepada karyawan pada Oktober 2025, Liu mengatakan AI dapat membantu Sea mencapai kapitalisasi pasar USD 1 triliun. Li menduduki peringkat orang terkaya ke-10 Singapura dengan kekayaan USD 7,7 miliar dalam daftar orang terkaya Singapura versi Forbes tahun 2026, turun dari USD 11,2 miliar tahun sebelumnya.