Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Inovasi BRIN, Ubah Limbah Jaring Jadi Nanofiber untuk Kurangi Sampah Plastik
Jaring ikan berbahan nilon masih menjadi penyumbang terbesar fragmentasi mikroplastik di laut Indonesia. Setiap tahunnya, mikroplastik akibat jaring nilon muncul secara signifikan.
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 11 September 2026 pukul 20:00 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Alih-alih mengubah limbah ini menjadi produk bernilai rendah, kami mengolahnya kembali (upcycling) menjadi material nano fungsional berkinerja tinggi melalui proses electrospinning," kata Nasir dikutip dari laman BRIN, Jumat (11/9/2026).
Nasir menjelaskan, dalam pembuatan nanofiber ini limbah jaring nilon dikompositkan dengan nanopartikel Titanium Dioksida (TiO2). Penambahan zat tersebut bisa memperkuat struktur serat dan bisa meningkatkan kemampuan material dalam menyerap air.
Selain itu, nanofiber juga bisa memperluas permukaan aktif. Adapun hasil uji dari performa nanopartikel TiO2 murni ini mencapai 67,84 persen.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.