Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Inovasi BRIN, Ubah Limbah Jaring Jadi Nanofiber untuk Kurangi Sampah Plastik
Jaring ikan berbahan nilon masih menjadi penyumbang terbesar fragmentasi mikroplastik di laut Indonesia. Setiap tahunnya, mikroplastik akibat jaring nilon muncul secara signifikan.
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 11 September 2026 pukul 20:00 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Ketika kami uji pada limbah pewarna tekstil Methylene Blue (MB) di bawah penyinaran sinar UV, hasilnya sangat memuaskan. Pada pH netral (7), material ini mencapai efisiensi degradasi hingga 88,68 persen hanya dalam waktu 60 menit," ujar Nasir.
Keunggulan tersebut berkat struktur nanifiber yang mampu mencegah penggumpalan partikel TiO2. Dengan begitu, penyerapan cahaya bisa maksimal untuk menghasilkan radikal bebas.
"Dengan mengubah limbah jaring nilon menjadi nanofiber multifungsi, kami memberikan nilai tambah pada limbah laut sekaligus menciptakan produk berkelanjutan untuk mengatasi polusi limbah tekstil," kata Nasir.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.