NADIKABAR.COM — Pemerintah terus menggenjot pengembangan energi baru, terbarukan, dan konservasi energi (EBTKE) sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih bersih.

Berbagai pembangunan infrastruktur seperti pembangkit listrik tenaga surya, pengembangan kendaraan listrik, pemanfaatan panas bumi, bioenergi, hingga berbagai program efisiensi energi terus dikebut.

Dalam proses tersebut, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiani Dewi mengatakan perlunya ada dukungan dari berbagai pihak. Hal ini guna meningkatkan investasi dan implementasi EBTKE yang ada saat ini.

"Hingga saat ini capaian pengembangan energi baru, terbarukan dan konservasi energi grafiknya naik turun. Dari data kita lihat grafiknya memang naik, capaian investasi dan juga implementasi, tetapi memang kadang-kadang terkoreksi, bahkan triwulan pertama kemarin 18.3%, sekarang terkoreksi sedikit," ujar Eniya dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2026).

Lebih jauh, Eniya juga mengapresiasi para pihak yang ikut mendorong dan terlibat aktif baik itu individu maupun korporat yang memiliki komitmen dalam pengembangan energi baru terbarukan. Bahkan pihaknya menyambut baik beberapa kampus yang juga terlibat dalam program tersebut.