Secara umum, dana kelolaan reksa dana yang dikelola Sucor AM sendiri sebesar Rp 46,5 triliun dengan jumlah investor aktif lebih dari 900 ribu Single Investor Identification (SID).
"Setiap kelas aset memiliki dinamika dan karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, selektivitas menjadi hal penting, baik dalam menentukan alokasi aset maupun memilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi," lanjut Dimas.
Dalam periode lima tahun hingga 31 Agustus 2026, dana kelolaan Sucor AM tercatat tumbuh 107% dengan peningkatan jumlah investor aktif sebesar 115%. Perusahaan juga mulai membentuk strategi hingga akhir 2026.
Pada reksa dana saham, Sucor AM akan fokus memilih emiten dengan fundamental kuat, valuasi menarik, dividend yield yang kompetitif, serta prospek pertumbuhan bisnis yang terjaga. Sementara untuk obligasi, fokus diarahkan pada kualitas kredit, profil risiko, dan likuiditas, dengan penyesuaian durasi reksa dana pendapatan tetap secara bertahap sesuai kondisi pasar.