Ia berkaca pada pengalaman produsen smartphone lain yang sudah lebih dahulu menghadirkan perangkat foldable.

"Kalau kita belajar dari yang sudah meluncurkan foldable, sama yang biasa kayak begini, itu kan tetap lebih besar yang biasa daripada foldable," jelasnya.

Karena itu, Joe memperkirakan iPhone Duo tidak akan langsung menjadi produk dengan penjualan sebesar iPhone Pro Series.

"Jadi ada market-nya lah. Tapi bukan mass market kalau menurut saya," tegasnya.

Selain karakter pasar yang lebih khusus, Joe menilai selisih harga dengan iPhone 18 Pro Series akan menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli.

Menurutnya, meski seseorang tertarik dengan konsep smartphone lipat Apple, harga yang tinggi bisa membuat konsumen berpikir ulang sebelum memutuskan membeli.