"Pertumbuhan terjadi ketika brand mampu membangun keinginan konsumen terhadap brand tersebut, sekaligus membuat konsumen lebih mudah untuk membeli melalui faktor-faktor pasar yang tepat," ujarnya.
Menurut dia, konteks pasar memiliki peran penting dalam mengubah preferensi konsumen menjadi pembelian aktual.
Di Indonesia, dampak faktor pasar disebut mencapai tiga kali lipat dibandingkan rata-rata global, menunjukkan pentingnya memahami faktor-faktor yang membuat konsumen dapat dengan mudah menemukan dan membeli sebuah brand.
Lebih lanjut, dia menyatakan distribusi dan assortment memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan promosi dan harga dalam mendorong pertumbuhan.
βBrand yang kuat mampu menciptakan keinginan di benak konsumen. Namun, untuk memenangkan pertumbuhan, brand juga perlu memastikan bahwa konsumen dapat dengan mudah menemukan dan membeli produk tersebut. Di sinilah brand equity perlu bertemu dengan konteks pasar," katanya.