“Pemerintah Indonesia setuju menerima tawaran bantuan Malaysia untuk menangani kebakaran di Kalimantan dan Sumatera. Pada saat ini penyelarasan pemberian bantuan sedang dilaksanakan melalui Kementerian Luar Negeri dengan kerja sama instansi berkaitan,” kata dia.
Terakhir dalam aspek pendekatan ketiga, berupa kerja sama strategis jangka panjang, Malaysia ingin memastikan masalah kabut asap tidak berulang. Dia menyatakan Malaysia dan Indonesia setuju untuk melihat kerja sama strategis melalui rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di bidang lingkungan hidup dan perubahan iklim.
Menurutnya kerja sama tersebut akan menjadi fokus bagi pencegahan kebakaran hutan dan lahan, berbagi informasi data titik panas, penentuan kawasan berisiko serta penyelarasan tindakan awal sebelum kebakaran merebak dan menyebabkan kabut asap lintas negara.
“Kesimpulannya pemerintah akan terus memperkukuh hubungan diplomatik dan kerja sama erat dengan Republik Indonesia, dengan semangat negara tetangga, kebersamaan dan kebertanggungjawaban ASEAN,” tuturnya.
“Pendekatan ini bukan saja berfokus kepada tindakan segera ketika ada kabut asap, tetapi mengutamakan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan jangka panjang untuk melindungi kesehatan serta kesejahteraan rakyat kedua negara,” tambahnya.