NADIKABAR.COM — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan pemerintah sudah melakukan kebijakan yang maksimal dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kementerian HAM, kata dia, pun baru saja pulang dari Jambi setelah menyampaikan kuliah dan mengumpulkan gubernur, bupati, hingga wali kota seluruh Provinsi Jambi, agar menerapkan hak asasi manusia yang menghormati lingkungan.

"Penghormatan terhadap lingkungan itu salah satu elemen yang penting sebagai generasi ketiga dalam konteks hak asasi manusia," ucap Pigai saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Maka dari itu, dia menegaskan pengelolaan lahan dengan cara membakar hutan tidak boleh dilakukan, baik oleh korporasi negara, korporasi sipil, swasta, pengusaha individual, maupun masyarakat.

Apalagi, kata dia, pembakaran hutan telah menimbulkan asap yang mendatangkan berbagai penyakit.