Bisnis
HALAMAN 2 DARI 3
Izin Usaha Produsen Beras Fortifikasi Abal-abal Segera Dicabut!
Puluhan merek beras fortifikasi diduga melakukan penipuan karena kadungan gizinya tidak sesuai dengan klaim produk. Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, produk tersebut t
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 15 September 2026 pukul 20:51 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Muhammad Qodari yang hadir di konferensi pers tersebut bahkan meminta masyarakat tak membeli lagi beras yang terbukti melakukan penipuan.
"Yang konsumen jangan beli itu," ujar Qodari.
Keuntungan beras fortifikasi yang standarnya tidak sesuai disebut mencapai Rp 89 triliun. Amran mencontohkan beras fortifikasi yang dijual Rp 57.000 per kilogram (kg), padahal harga sebenarnya Rp 13.000 per kg.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.