Adapun ekspor nonmigas Januari-Juli 2026 terbesar adalah ke Amerika Serikat yaitu US$ 3,98 miliar, disusul Filipina sebesar US$ 2,07 miliar dan ke Jepang sebesar US$ 1,69 miliar dengan kontribusi ketiganya mencapai 33,09 persen. Sementara ekspor ke ASEAN sebesar US$ 6,27 miliar dan ekspor ke Amerika dan Eropa sebesar US$ 8,87 miliar.
"Kinerja ekspor sektoral Januari-Juli 2026 dibanding periode yang sama tahun 2025 mengalami peningkatan di semua sektor kecuali sektor pertambangan. Sektor Migas naik 16,85 persen; Sektor Pertanian naik 18,51 persen dan sektor Industri Pengolahan naik 6,29 persen sedangkan Sektor Pertambangan turun 3,31 persen," kata Margaretha dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Di sisi lain, nilai impor Jawa Barat Januari-Juli 2026 mencapai US$ 6,95 miliar atau turun 1,45 persen dibanding periode yang sama di tahun 2025. Kemudian, impor nonmigas mencapai US$ 6,58 miliar atau naik 6,35 persen sedangkan impor migas mencapai US$ 376,54 juta atau turun 56,80 persen.